Hidung Meler? Ini Dia Fakta-fakta Pilek yang Perlu Kamu Tahu

2017-01-26 16:09:59
Hidung Meler? Ini Dia Fakta-fakta Pilek yang Perlu Kamu Tahu

Jakarta - Bersin, hidung tersumbat dan hidung meler adalah sederet keluhan yang dialami mereka yang sedang pilek. Meski bukan sesuatu yang berat tapi cukup mengganggu. Misalnya saat sedang di kantor harus bolak-balik ke kamar mandi hanya untuk membuang ingus.

Fakta - fakta flu sebagai berikut :

1. Pilek dan Flu Itu Beda
 

Pilek disebut juga selesma atau common cold. Ini berbeda dengan influenza atau flu. Sebab pilek disebabkan oleh lebih dari 200 virus yang berbeda-beda. Namun umumnya merupakan rhinovirus, adenovirus, dan coronavirus.

Sementara flu jelas disebabkan oleh virus influenzae yang memiliki berbagai tipe, yaitu type A, B dan C.

Seringkali pilek dan flu dianggap sama karena memang memiliki gejala yang mirip. Hanya saja gejala pilek lebih ringan ketimbang flu. Misalnya saja pilek jarang disertai demam tinggi, sementara flu kerap diikuti demam tinggi selama beberapa hari.

Pilek juga jarang disertai sakit kepala. Sedangkan flu seringkali diikuti sakit kepala. Mereka yang terkena pilek umumnya tidak terlalu lemas sehingga masih bisa beraktivitas seperti biasa. Sementara yang kena flu karena disertai gejala yang lebih berat, seringkali tidak bisa meninggalkan tempat tidurnya.

2. Telinga Sakit karena Pilek
 

Pernah merasakan telinga yang gatal hingga sakit ketika sedang pilek cukup berat? Ini karena gendang telinga meradang oleh infeksi virus penyebab pilek.

Namun Richard Rosenfeld, MD, MPH, dari Divisi Telinga, Hidung, Tenggorokan (THT) di State University of New York Health Science Center mengatakan pada beberapa orang, khususnya pada anak-anak di bawah usia 8 tahun dan orang dewasa yang merokok, infeksi bisa terjadi di dalam telinga ketika bakteri penyebab nanah dan cairan mengisi ruang di belakang gendang telinga.

Jika pilek sudah reda namun rasa sakit di telinga menetap, ada baiknya kunjungi dokter untuk memastikan apakah terjadi infeksi serius atau tidak. Perlu diketahui infeksi telinga merupakan salah satu bentuk komplikasi dari pilek.

3. Pilek Muncul karena Kehujanan?
 

Pilek memang sering menyerang di musim hujan. Namun benarkah seseorang akan serta-merta pilek akibat kehujanan? Jawabannya tidak. Buktinya mungkin Kamu sering kehujanan tapi tetap baik-baik saja.

Ini karena penyebab pilek adalah virus bukan kedinginan. Namun jika sudah ada gejala pilek, akan memburuk jika seseorang kedinginan. Perlu diketahui juga, sebenarnya virus penyebab pilek bisa saja sudah ada di hidung manusia tanpa menyebabkan gejala.

Tim dari Yale University, Amerika Serikat, pada 2015 lalu melakukan penelitian dan melihat bahwa rhinovirus penyebab umum gejala pilek memang menyukai suhu dingin di bawah 37 derajat Celcius. Ketika suhu tubuh berada di bawah 37 derajat Celcius maka virus dapat berkembang lebih baik dan sistem imun terganggu. Itulah mengapa orang yang misalnya kehujanan atau di bawah hembusan AC esok harinya akan lebih mudah terserang pilek.

4. Tidak Disarankan Melesit
 

Saat pilek, banyak orang mengatasinya dengan melesit. Ya cara populer mengatasi hidung mampet dengan cara memencet salah satu lubang hidung, lalu menghembuskan udara kuat-kuat dari salah satu lubang hidung yang terbuka sehingga keluar lendir atau ingus. Lega sih setelahnya, tapi ternyata cara ini tidak disarankan.

Andrew Lane, MD, direktur divisi Rhinology and Sinus Surgery Johns Hopkins School of Medicine, menjelaskan melesit bisa membuat pembuluh darah di hidung terluka. Kegiatan ini juga bisa memindahkan partikel virus serta iritan ke telinga dan sinus.

Untuk meredakan hidung mampet, bisa dicoba dengan menghirup uap air hangat. Karena uap air hangat bisa membantu hidung lebih lembap sehingga lendir lebih mudah cair dan hidung pun lebih lega.

5. Dalam Setahun Bisa Terkena Pilek 4 Kali
 

Seseorang bisa mengalami pilek hingga 4 kali dalam setahun dan biasanya dipengaruhi oleh cuaca dan musim. Jika sistem kekebalan tubuh tidak bekerja dengan baik, maka pilek akan lebih lama sembuhnya. Sebaliknya, jika sistem kekebalan tubuh baik maka pilek yang dialami bisa sembuh hanya dalam waktu 3 atau 4 hari.

Bagaimana meningkatkan kekebalan tubuh? Tidur cukup, olahraga teratur, makan dengan gizi seimbang, tidak merokok dan tidak minum alkohol.

Sumber : Detik Health


Depok, Fakta Flu, Fakta Pilek, Klinik KJP, Klinik KJP depok

 

 

 

 

 

 

KOMENTAR